OPINI; Sebagian warga Dusun Jerotengah RW 06 Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen beberapa waktu ini mulai merasa resah terkait dengan munculnya genangan air di ruas jalan kabupaten Sruni-Krakal di wilayah ini setiap hujan deras turun. Genangan ini muncul dari luapan air drainase/ parit dan air hujan di sekitar Jembatan Kalisetra. Tidak panjang, hanya sekitar 20 meter saja.
![]() |
| Tangkapan google street view dis ekitar area genangan (Februari 2025). Arah panah biru merupakan arah laju air |
Penyebabnya merupakan kombinasi antara penurunan muka tanah disekitar area ini dan juga tidak berfungsinya parit, baik parit alami dan buatan. Alaminya air parit mengalir dari utara dan selatan menuju kalen/ sungai kecil (Sungai Kalisetra).
Namun kini setap hujan deras air menggenang disekitar jembatan bahkan kadang membawa material sedimentasi berupa tanah, tentu ini akan membahayakan pengendara jalan raya karena aspal menjadi licin. Salah satu fakta di lokasi terjadi penyempitan dan pendangkalan pada badan parit. Bahkan parit di sisi utara tersumbat sedimentasi hingga mampet.
Area ini sejak dahulu dikenal merupakan titik langanan luapan banjir flashflood dari Sungai Kedungbener maupun dari Sungai Kalisetra. Untuk masalah ini sudah pernah saya bahas di artikel tersendiri di blog ini.
![]() |
| Peta sekitar area genangan |


