Kamis, 19 Februari 2026

Air Terjun di Kabupaten Kapuas Hulu

1. Kecamatan Kalis
  1. Air terjun Riam Sepang Kareho (Desa Bahenap) (#)
  2. Air terjun Bahenap 1 (Desa Bahenap) (#)
  3. Air terjun Bahenap 2 (Desa Bahenap) (#)
  4. Air terjun Lubuk Mantuk (Desa Tekudak)
  5. Air terjun Sepangin (Desa Tekudak)
  6. Air terjun Hulu Tubuk (Desa Hulu Tubuk)
  7. Air terjun Riam Kihung (Desa Hulu Tubuk)
  8. Air terjun Riam Mati (Desa Kensurai)
  9. Air terjun Nanga Raun 1 (Desa Nanga Raun) (#)
  10. Air terjun Nanga Raun 2 (Desa Nanga Raun) (#)
  11. Air terjun Nanga Raun 3 (Desa Nanga Raun) (#)
2. Kecamatan Mentebah
  1. Air terjun Sarai Biang (Desa Tanjung) (#)
  2. Air terjun Perangai (Desa Kepala Gurung)
  3. Air terjun Lempiang (Desa Kepala Gurung)
3. Kecamatan Jongkong
  1. Air terjun Medang Pulang (Desa Tani Makmur) (?)
4. Kecamatan Bunut Hulu
  1. Air terjun Brunyau Permai (Desa Riam Piyang)
5. Kecamatan Bunut Hilir
  1. Air terjun Bukit Sarai (Desa Jaung)
6. Kecamatan Putusibau Selatan
  1. Air terjun Jehenen (Desa Kereho)
7. Kecamatan Hulu Gurung
  1. Air terjun Pusaka Tunggal (Desa Tani Makmur) (?)
  2. Air terjun Gadai (Desa Parang)
8. Kecamatan Puring Kencana
  1. Air terjun Bukit Nyambau (Desa Kantuk Asam) (?)

Note:

  • Daftar Air Terjun diatas merupakan Air Terjun besar, kecil, dan termasuk yg di dalam hutan/ pelosok.
  • Titik koordinate Curug tidak 100% valid (terutama yang belum terkenal)
  • Nama Air Terjun diambil dari nama sungai/dusun (terutama yang belum terkenal)
  • Alamat Air Terjun adalah titik koordinat curug sesuai wilayah administrasi versi Google Map namun juga bisa merupakan titik akses masuk termudah menuju Air Terjun seperti dusun.
  • Refrensi: Google Map, Google Earth, Bing Map, Topographic Map, Geologi Map dll
  • (?) = Air Terjun Belum Dipastikan, Koordinat Meragukan 
  • (??) = Air Terjun Kecil/Musiman/Sesaat
  • Air Terjun (Indonesia) = Curug (Sunda-Banyumasan) = Coban (Jawa Timur) = Jurug (Pegunungan Sewu-Jawa Timur bagian Barat Daya) = Grojogan (Jawa Tengah)
  • (*) = Di Tepi Pantai/ Jatuh ke Pantai/ Jatuh ke Laut
  • (#) = Sulit di jangkau/ didalam hutan
Bersambung..........

Rabu, 11 Februari 2026

Air Terjun di Kabupaten Sumbawa Barat

1. Kecamatan Sekongkang
  1. Air terjun Kemuning (Desa Kemuning)
  2. Air terjun Tongo (Desa Tatar)
2. Kecamatan Jereweh
  1. Air terjun Kalela (Desa Beru)
3. Kecamatan Taliwang
  1. Air terjun Tiu Nisung (Desa Seloto)
  2. Air terjun Tamurun (Desa Tamekan) (?)
4. Kecamatan Brang Rea
  1. Air terjun Datu Dayung (Desa Rarak Rongis)
  2. Air terjun Ai Putih (Desa Rarak Rongis)
  3. Air terjun Serewe (Desa Rarak Rongis)
  4. Air terjun Pamurun (Desa Bangkat Monteh)
  5. Air terjun Ai Mual (Desa Bangkat Monteh)
  6. Air terjun Batu Agung (Desa Bangkat Monteh)
  7. Air terjun UN 1 (Desa Tepas Sepakat)
  8. Air terjun Pelepas Aheng (Desa Seminar Salit)
5. Kecamatan Brang Ene
  1. Air terjun Penujan Atas (Desa Menemeng)
  2. Air terjun Penujan Bawah (Desa Menemeng)
  3. Air terjun Onje (Desa Kalimantong) (?)
6. Kecamatan Poto Tano
  1. Air terjun Ai Boro (Desa Senayan)
NOTE: 
  • Daftar Air terjun diatas belum pasti Air terjun
  • Daftar Air terjun diatas merupakan air terjun besar maupun kecil
  • Titik koordinate Air terjun tidak 100% valid (terutama yang belum terkenal)
  • Nama Air terjun diambil dari nama sungai/dusun (terutama yang belum terkenal)
  • Alamat Air terjun sesuai dengan wilayah administrasi versi Google Map yaitu titik koordinat Air terjun bukan akses masuk termudah menuju Air terjun.
  • Refrensi: Google Map, Google Earth, Bing Map, Topographic Map, Geologi Map dll
  • (?) -----> Air terjun Belum Dipastikan, Koordinat Meragukan dan Air terjun Kecil/Musiman/Sesaat
Bersambung...........

Senin, 02 Februari 2026

Revitalisasi Parit Jalan Kabupaten di Desa Kalirancang

OPINI; Sebagian warga Dusun Jerotengah RW 06 Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen beberapa waktu ini mulai merasa resah terkait dengan munculnya genangan air di ruas jalan kabupaten Sruni-Krakal di wilayah ini setiap hujan deras turun. Genangan ini muncul dari luapan air drainase/ parit dan air hujan di sekitar Jembatan Kalisetra. Tidak panjang, hanya sekitar 20 meter saja. 

Tangkapan google street view dis ekitar area genangan (Februari 2025). Arah panah biru merupakan arah laju air

    Penyebabnya merupakan kombinasi antara penurunan muka tanah disekitar area ini dan juga tidak berfungsinya parit, baik parit alami dan buatan. Alaminya air parit mengalir dari utara dan selatan menuju kalen/ sungai kecil (Sungai Kalisetra).

    Namun kini setap hujan deras air menggenang disekitar jembatan bahkan kadang membawa material sedimentasi berupa tanah, tentu ini akan membahayakan pengendara jalan raya karena aspal menjadi licin. Salah satu fakta di lokasi terjadi penyempitan dan pendangkalan pada badan parit. Bahkan parit di sisi utara tersumbat sedimentasi hingga mampet.

    Area ini sejak dahulu dikenal merupakan titik langanan luapan banjir flashflood dari Sungai Kedungbener maupun dari Sungai Kalisetra. Untuk masalah ini sudah pernah saya bahas di artikel tersendiri di blog ini.

 Peta sekitar area genangan
    Semoga ini bisa menjadi perhatian pejabat terkait, dalam hal ini pihak Pemdes Kalirancang ataupun pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kebumen, jika dalam hal ini merujuk karena area terdampak merupakan pada badan ruas jalan kabupaten.

Contoh rekomendasi AI/ non teknis